
Mengenal Aset, Liabilitas, dan Ekuitas: Dasar Akuntansi yang Sebenarnya Nggak Ribet
Buat banyak orang, istilah akuntansi seperti aset, liabilitas, dan ekuitas sering terdengar rumit dan bikin pusing. Padahal, kalau dijelaskan dengan bahasa yang lebih “manusiawi”, ketiganya justru sangat mudah dipahami dan dekat dengan aktivitas sehari-hari.
Aset adalah segala sesuatu yang dimiliki oleh bisnis dan memiliki nilai ekonomi. Contohnya bisa berupa uang kas, peralatan usaha, kendaraan operasional, hingga bangunan. Singkatnya, aset adalah apa yang bisnis punya.
Liabilitas adalah kewajiban atau tanggungan yang harus dipenuhi oleh bisnis kepada pihak lain. Ini bisa berupa utang usaha, pinjaman bank, atau kewajiban pembayaran lainnya. Dengan kata lain, liabilitas adalah apa yang bisnis tanggung.
Sementara itu, ekuitas merupakan hak pemilik atas aset bisnis setelah dikurangi seluruh liabilitas. Ekuitas mencerminkan bagian yang benar-benar menjadi milik pemilik usaha. Secara sederhana, ekuitas adalah sisa kepemilikan setelah semua kewajiban dilunasi.
Ketiga unsur ini merupakan pondasi utama dalam akuntansi. Dari aset, liabilitas, dan ekuitas inilah laporan keuangan disusun dan dianalisis. Jika konsep dasarnya sudah dipahami, membaca laporan keuangan tidak lagi terasa menakutkan, bahkan bisa menjadi alat penting untuk mengambil keputusan bisnis yang lebih baik.
Memahami dasar akuntansi bukan hanya penting bagi akuntan, tetapi juga bagi pemilik usaha, manajemen, dan siapa pun yang ingin lebih melek keuangan. Dengan pemahaman yang tepat, laporan keuangan bisa menjadi sumber informasi yang jelas, bukan sekadar deretan angka yang membingungkan.
Jika membutuhkan pelayanan Jasa Akuntan dan Perpajakan kunjungi laman kami https://kjasigitwijanarko.co.id/ atau hub 082336833231 (WhatsApp)


Leave a Reply