Era Transparansi Perpajakan : Kepatuhan Menjadi Strategi Terbaik di Era Pemanfaatan IBK

·

·

Kepatuhan menjadi strategi terbaik di era pemanfaatan IBK, dengan pemanfaatan Informasi, Bukti, dan/atau Keterangan (IBK) pada berbagai proses bisnis DJP, ruang untuk mempertahankan posisi perpajakan yang tidak benar menjadi semakin terbatas. Transparansi, data yang andal, dan kepatuhan adalah kunci menghadapi era baru ini. Simak penjelasan selengkapnya !

Siklus Kepatuhan di Era IBK

a. Pahami Ketentuan

b. Kelola Data dan Dokumen

c. Sampaikan Secara Benar

d. Bangun Kepercayaan

e. Capai Kepatuhan Berkelanjutan

Manfaatnya bagi semua pihak mulai dari administrasi perpajakan lebih efektif dan akurat, kepatuhan meningkat, sengketa berkurang, kepercayaan dan kerja sama semakin kuat, penerimaan negara optimal untuk pembangunan. Perluasan pemanfaatan IBK di berbagai proses bisnis DJP membuat kualitas informasi yang digunakan dalam administrasi perpajakan semakin meningkat. Oleh karena itu, transparansi, dokumentasi yang memadai, dan kepatuhan yang baik menjadi fondasi utama bagi setiap wajib pajak. Namun ada hal hal yang perlu diwaspadai karena menjadi praktik yang beresiko tinggi berisiko dikenai sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Praktik Yang Beresiko Tinggi

a. Menyampaikan dokumen yang tidak benar

b. Tidak memberikan informasi yang diminta

c. Menyembunyikan transaksi yang relevan

d. Menghalangi proses administrasi perpajakan

Kesimpulan di era transparansi Coretax informasi semakin terintegrasi, IBK (Informasi, Bukti, dan/atau Keterangan) data dapat diverifikasi dari berbagai sumber, analisis Risiko dan Intelijen menjadi lebih komprehensif, administrasi Pajak yakni kepatuhan menjadi semakin penting.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *